Artikel Utama

Artikel Terbaru

Mengkonsumsi lebih banyak bayam dan sayuran hijau lain dapat mengurangi resiko Diabetes Type 2, demikian hasil satu studi yang disiarkan Jumat di British Medical Journal (BMJ), seperti dilaporkan AFP.

Penelitian tersebut menjelajahi daerah kontroversial, dan penulisnya mengingatkan mengenai perlunya penyelidikan lebih lanjut guna mengkonfirmasi temuan itu.
Lanjutkan Membaca “Sayuran Hijau Kurangi Resiko Diabetes Type 2” »

  • Share/Bookmark

ramadhan-diabetesSalah satu hal yang harus diperhatikan para penderita diabetes yang ingin berpuasa adalah gula darah harus terkendali atau tidak melebihi 180 mg/dl. Bila kondisi gula darah tidak terkendali atau menderita komplikasi, tidak disarankan untuk berpuasa.

“Jika gula darah melebihi 180 mg/dl, artinya melebihi nilai ambang ginjal untuk gula sehingga gula akan keluar bersama urin. Adanya gula dalam urin akan menyebabkan air banyak ditarik keluar. Akibatnya diabetesi akan menjadi lebih sering buang air kecil yang bisa menyebabkan dehidrasi,” papar Prof.dr.Sri Hartini Kariadi, Sp.PD.KEMD.
Lanjutkan Membaca “Gula Darah Tak Terkendali, Kurang Aman Berpuasa” »

  • Share/Bookmark

Kadar gula darah yang tinggi secara terus menerus selama bertahun-tahun dapat menimbulkan komplikasi. Salah satunya pada mata yang disebut dengan retinopati diabetik yang merupakan penyebab utama kebutaan pada penderita diabetes.

Penelitian menunjukkan, di Amerika satu dari 3 penderita diabetes mengalaminya dan hanya empat persen saja yang bisa disembuhkan. Demikian menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association.
Lanjutkan Membaca “Diabetes dan Risiko Kebutaan” »

  • Share/Bookmark

Kadar gula manusia kadang terlalu tinggi atau terlalu rendah yang keduanya tidak bagus untuk kesehatan. Kadar gula harus dijaga dalam posisi normal agar tubuh tetap sehat. Bagaimana menjaga agar gula darah tidak tinggi atau rendah?
Lanjutkan Membaca “Menjaga Gula Darah Tidak Rendah atau Tinggi” »

  • Share/Bookmark

Saat ini disarankan agar pemeriksaan atau screening diabetes tipe 2 dilakukan mulai usia 45 tahun, terutama bagi mereka yang kelebihan berat badan. Namun studi terbaru menganjurkan, pemeriksaan diabetes tipe 2 sebaiknya dilakukan lebih dini yakni antara usia 30-45 tahun.
Lanjutkan Membaca ““Screening” Diabetes Sebaiknya Lebih Dini” »

  • Share/Bookmark

Ketika memiliki perut yang terlalu buncit, orang akan mengaitkan dengan konsumsi makanan yang terlalu banyak. Demikian pula sebaliknya. Tak salah bila mengaitkan perut dengan pola makan, perut (dari bagian di bawah dada dan di atas panggul) memang memiliki fungsi utama sebagai tempat pencernaan dan penyerapan makanan.
Lanjutkan Membaca “Risiko di Balik Perut Tambun” »

  • Share/Bookmark

beras merahBerdasarkan penelitian Amerika Serikat (AS), pemakan beras merah atau bebijian gandum lainnya memperlihatkan risiko yang lebih rendah untuk terkena diabetes dibanding pemakan nasi putih.

Tim peneliti dari Harvard School of Public Health and Brigham and Women`s Hospital menganalisa sekitar 200.000 orang dewasa selama 22 tahun dan menemukan pemakan nasi putih halus dikaitkan dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2.
Lanjutkan Membaca “Beras Merah Rendah Risiko Diabetes” »

  • Share/Bookmark

London, Sebagian besar orang meyakini mitos yang salah tentang diabetes, misalnya banyak makan makanan manis adalah pemicunya. Anggapan-anggapan itu kemudian memicu perilaku diskriminatif.

Dikutip dari Telegraph, Senin (14/7/2010), ada sejumlah perilaku diskriminatif yang sering muncul terkait penyakit diabetes. Perilaku tersebut menimpa anak kecil yang mengidap diabetes, serta orang dewasa yang harus menyuntikkan insulin di tempat umum.
Lanjutkan Membaca “Mitos Salah Diabetes Menyengsarakan Kehidupan Penderitanya” »

  • Share/Bookmark

Penderita diabetes melitus di Indonesia sejak 2000 mengalami peningkatan dan pada 2030 diperkirakan mencapai 21,3 juta orang, kata pakar ilmu kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dr Yunani Setyandrian.

“Pada 2000 jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia mencapai 8,4 juta orang. Jumlah itu terus meningkat dan pada 2030 diperkirakan mencapai 21,3 juta orang,” katanya di Yogyakarta, Sabtu.
Lanjutkan Membaca “Penderita Diabetes di Indonesia Meningkat” »

  • Share/Bookmark

Jumlah penderita diabetes mellitus (DM/penyakit gula) atau diabetisi dari tahun ke tahun baik di kota maupun desa diprediksi akan mengalami kenaikan.
Sebuah survei bahkan menunjukkan di tahun 2025 mendatang diperkirakan akan dijumpai 300 diabetisi di seluruh dunia.
Lanjutkan Membaca “2025, Diabetisi Diprediksi Capai 300 Juta Orang” »

  • Share/Bookmark