Sedang Membaca
Apakah Saya Terkena Diabetes Mellitus ?
Pertanyaan:
Saya pria, umur 39 thn. Saya check pertama sekali KGD saya menggunakan check digital sekitar 1 hari lalu, saya check saat bangun pagi sebelum makan apapun, KGD saya 249. 2 jam setelah makan siang saya check lagi KGD saya 200, saat itu saya tidak ada konsumsi gula dan obat gula. sekitar jam 20 saat makan malam, saya merasa gemetar, berkeringat, suhu badan dingin. Ini seperti gejala KGD yang turun. Saat itu saya langsung minum teh manis untuk menormalkan KGD saya.
Inisiatif ini saya lakukan berdasarkan pengalaman ibu saya saat KGD nya turun. malam itu juga saya coba tampung air seni saya dan saya siram di lantai luar rumah untuk melihat reaksi, apakah ada semut yang berkerumun di situ. Pagi harinya saya perhatikan tidak ada semut disitu, saya coba lagi pagi itu dan saya tunggu juga tidak ada semut.
Mohon petunjuk dr. Sebagai informasi tambahan, Saya tidak pernah merasa haus karena memang kebetulan saya sering minum air putih. Saat malam saya jarang buang air kecil saat tidur malam. Terima kasih dengan informasinya.
Adi, 39 tahun
Jawaban :
Dear Saudara Adi, Anda agaknya telah mencoba menggali sendiri keadaan kesehatan ananda terkait dengan adanya riwayat ortu (ibu) yang penderita Diabetes Mellitus (DM). Karena adanya garis keturunan dengan gangguan metabolisme karbohidrat yang berantai cukup panjang – kompleks dalam tubuh manusia, dan tidak menutup kemungkinan ketidak tepatan dari alat periksa digital, sudah saatnya memeriksakan keadaan kepada ahlinya, yaitu dokter spesialis Endokrinologi.
Hal ini tidak bisa dianggap enteng saja. Ada pemeriksaan yang perlu persiapan – disiplin keras untuk benar-benar dapat dinilai kebenarannya, latar belakang kadar gula darah tidak normal dapat diurai mana yang tidak tepat, sehingga pengobatan juga berdampak tepat guna, bersifat enzimatik / seluler ataupun hormonal dan / atau hanya eksogen saja.
Saat ini untuk penyakit golongan Diabetes Mellitus yang terkait hanya oleh hormon insulin saja, dapat ditanggulangi tuntas bila belum ada dampak permanen di ginjal dan / atau mata dan / atau susunan saraf pusat. Jangan buang-buang waktu lagi dengan hanya menganalisa berdasar latent (subklinik) dengan cara sendiri, selagi keadaan masih belum serius benar.
Dari gejala TRIAS (poly-uri, poly dyssi, dan polyphagi) yang belum timbul, ada kemungkinan anda masuk golongan latent DM atau ada hal lainnya yang terganggu. Demikian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat.
(sumber: dari kliping konsultasi dokter)





Saya umur 53 tahun,gula darah 500,kaki sering kesemutan..obat apa yg bagus untk dikonsumsi,tolong solusinya?
Pra diabets, anda masih punya kesempatan menghindari terkena diabetes, paling tidak memperkambatnya.
Caranya ya: jaga pola makan seimbang, terutama karbohidrat. olahraga teratur, hindari rokok dan alkohol. Serta rutin cek gula darah & konsultais ke dokter.
Pak..mau tanya kalau kita pra-diabetes …bagaimana cara penanggulangannya?
many thanks
Bapak Adi masalah penyakit anda sekarang ada solusi ya.kalau anda mau tahu lebih lanjut kirim email ke : anton.wibowo88@yahoo.com