Sedang Membaca
”Pencurian” Kaki pada Diabetes
Salah seorang penderita diabetes harus diamputasi kaki kaki kanannya, kira-kira di atas pergelangan kaki. Meski cukup shock dengan keadaan tersebut, namun dia masih bisa bergurau, ’wah, kaki saya dicuri diabetes’. Resiko komplikasi kaki diabetes ini adalah hantu yang bergentayangan di kalangan para diabetesi. Jangan-jangan diabetes juga bisa ’mencuri’ kaki saya. Apa yang harus saya lakukan agar dapat terhindar dari pencurian kaki diabetes tersebut ?
Penyakit diabetes membuat gangguan/komplikasi melalui kerusakan pada pembuluh darah di seluruh tubuh, disebut angiopati diabetik. Penyakit ini berjalan kronis dan terbagi dua:
- Gangguan pada pembuluh darah besar (makrovaskular) disebut makroangiopati
- Gangguan pembuluh darah halus (mikrovaskular) disebut mikroangiopati.
Bila yang terkena pembuluh darah di otak: timbul stroke, bila pada mata: terjadi kebutaan, pada jantung: penyakit jantung koroner yang dapat berakibat serangan jantung/infark jantung, pada ginjal: menjadi penyakit ginjal kronik sampai gagal ginjal tahap akhir sehingga harus cuci darah atau transplantasi.
Bila pada kaki: timbul luka yang sukar sembuh sampai menjadi busuk (gangren). Selain itu bila saraf yang terkena: timbul neuropati diabetik, sehingga ada bagian yang tidak berasa apa-apa/mati rasa, sekalipun tertusuk jarum /paku atau terkena benda panas.
Kaki Diabetes
Kelainan tungkai bawah karena diabetes disebabkan adanya gangguan pembuluh darah, gangguan saraf, dan adanya infeksi. Pada gangguan pembuluh darah, kaki bisa terasa sakit, jika diraba terasa dingin, jika ada luka sukar sembuh karena aliran darah ke bagian tersebut sudah berkurang.
Pemeriksaan nadi pada kaki sukar diraba, kulit tampak pucat atau kebiru-biruan, kemudian pada akhirnya dapat menjadi gangren/jaringan busuk, kemudian terinfeksi dan kuman tumbuh subur, hal ini akan membahayakan pasien karena infeksi bisa menjalar ke seluruh tubuh (sepsis).
Bila terjadi gangguan saraf, disebut neuropati diabetik dapat timbul gangguan rasa (sensorik): baal, kurang berasa sampai mati rasa. Selain itu gangguan motorik, timbul kelemahan otot, otot mengecil, kram otot, mudah lelah. Kaki yang tidak berasa akan berbahaya karena bila menginjak benda tajam tidak akan dirasa padahal telah timbul luka, ditambah dengan mudahnya terjadi infeksi. Kalau sudah gangren, kaki harus dipotong di atas bagian yang membusuk tersebut.
Pencegahan Kaki Diabetik.
- Stop merokok.
- Periksa ke dokter untuk ditentukan sudah ada gangguan saraf, gangguan pembuluh darah, dsb.
- Bila sudah ada gangguan rasa, sebaiknya selalu memakai sepatu atau sandal, juga di dalam rumah, pakai kaos kaki yang cukup tebal.
- Jangan pakai sepatu/sandal yang sempit.
- Inspeksi kaki setiap hari, apakah ada kemerahan, melepuh, terkikis/abarasi/laserasi, gunakan cermin untuk melihat bagian bawah kaki.
- Gunting kuku dengan cara yang benar, jangan membuat luka dan jangan sampai kuku tumbuh ke dalam daging.
- Bersihkan kaki setiap hari.
- Setiap 4-6 jam lepaskan sepatu
- Gerakkan pergelangan kaki dan jari-jari kaki untuk melancarkan sirkulasi darah.
Yang tidak boleh dilakukan:
- Jangan merendam kaki
- Jangan menggunakan botol panas/peralatan listrik untuk memanaskan kaki.
- Jangan menggunakan silet untuk mengurangi kapalan,
- Jangan merokok.
- Jangan pakai sepatu atau kaos kaki sempit.
- Jangan menggunakan obat-obat tanpa anjuran dokter untuk menghilangkan mata ikan.
- Jangan gunakan sikat tajam atau pisau untuk kaki.
- Jangan membiarkan luka di kaki sekecil apa pun.
Disarikan dari rubrik KONSULTASI Harian Umum SINAR HARAPAN, yg diasuh oleh Tim Dokter RS Mediros




Salam kenal,
Saya berumur 34 tahun,baru saja masuk RS karena gula darah mencapai 242 dan kaki kanan bagian bawah bengkak.
Penyebab sakit di kaki saya masih belum jelas sekali, erita awalnya kaki saya gatal setelah saya makan nasi soto ati ayam dan mungkin pernah digigit serangga serta terasa panas dan saya paksa untuk jalan-jalan. Pada esok harinya saya tidak sengaja menghentakkan kaki yang sakit tersebut ke lantai hingga kaki terlihat bengkak.
Saya memeriksakan keadaan kaki saya dan menurut diagnosa internist adalah diabetes cellulite.
Pada saat saya keluar dari rumah sakit, gula darah saya sudah normal (<110), baik diukur saat puasa maupun setelah puasa 2 jam.
Yang menjadi advis internist saya adalah memperbanyak aktivitas olah raga kaki dan kompres kaki dengan air hangat, minum obat dan diit. Memang keadaan kaki saya sudah tidak membengkak tapi untuk bagian yang saya keluhkan yaitu,yang mungkin tergigit serangga ( semacam semut besar yang bisa terbang)kalau dipakai jalan terasa ada yang tebal dan bengkak.
Menurut dokter, apa yang harus saya lakukan supaya kaki saya kembali normal?
Saat ini saya diit dengan makan kentang pengganti nasi, makan obat clanexon, metrix dan forbites serta saya mengoleskan fusycom untuk bagian yang terasa sebagai puncaknya bangkak dan thrombophob untuk bagian sekitarnya.
Atas bantuan dan advis dokter saya mengucapkan terima kasih.
Perkenalkan nama sy HERMAN SUSANTO, dan sy tinggal di batu-malang-jatim-indonesia.
Saya berprofesi sbg terapis spesialis diabetes vonis amputasi. Jadi saya sdh 10 th ini bergelut dlm bidang pengobatan diabetes terutama mengobati penderita diabetes yg divonis amputasi. Utk itu dlm forum ini saya ingin berbagi informasi kpd rekan2 semua bahwa saya sangat peduli dan berupaya untuk memberikan perawatan kepada pasien diabetes vonis amputasi semaksimal mungkin, sampai sembuh dan dapat berjalan kembali shg dapat beraktivitas kembali seperti semula.
Saya mempunyai program Total Solution Anti Amputasi, yaitu :
1. Pengobatan menyeluruh tanpa konsumsi obat terus-menerus
2. Biaya terjangkau & garansi uang kembali (tidak sembuh tidak usah bayar)
3. Lama pengobatan max.3 bulan (utk yg parah)
4. Perawatan home care (dilakukan di rumah pasien)
5. Bebas biaya bagi pasien yang tidak mampu (punya kartu JPS/GAKIN)
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi saya langsung di nomor hp : 085234057500
atau dapat konsultasi via email saya : herman_batu@yahoo.com
walaupun anda tidak mempunyai gula dalam darah yang tinggi (110-160) tetap akan memerlukan proses pembentukan kulit yang lama , karna asupan kalsium, dan kebutuhan dalam tubuh tidak sepenuhnya didapat oleh tubuh.
apalagi luka dikaki, saya juga pernah mengalami luka di kaki akibat kecelakaan, itu akan mengalami proses yang lama akibat kaki terus digunakan untuk berjalan, sehingga terjadi peregrakan otot yang menyebabkan luka yang akan mengering akan segera terbuka, sehingga sel-sel kulit tetap terbuka dan tidak mengering. saya anjurkan meminum chitosan dan kalsium (yang direkomendasikan oleh dengan teratur. agar luka yang ada tidak menyebabkan penyakit/infeksi.
silahkan anda cek ke
eri5on.blogspot.com
Ibu saya berumur 49 tahun menderita diabetes.Delapan bulan yang lalu kaki kanan ibu saya terkena luka dan akhirnya harus kehilangan 5 jari kaki kanannya. Sekarang ibu saya dalam tahap pengeringan luka yang cukup lebar. Setiap hari dicek gula darah, hasilnya 135-155. Yang mau saya tanyakan adalah proses pengeringan luka mengapa pembentukan kulit tidak cepat ya?Bagaimana cara mempercepat pembentukan kulit?
Terima kasih
Eko Eddy S
Semarang
Pengakuan keunggulan Transfer Factor tak hanya datang dari ahli kesehatan, tetapi juga para penggunanya. Sebut saja Mary Anne Myers yang menderita kencing manis. Perempuan berusia 45 tahun itu mengidap luka di kakinya yang tidak kunjung sembuh. Setelah mengasup 6 kapsul Transfer Factor dalam sehari ditambah 2 kapsul yang ditaburkan, luka menganga di telapak kakinya sembuh dalam waktu 4 minggu.
From : ryankenny 0818.07183888 http://www.transferfactor.co.nr
ibu saya umurnya 53tahun,dia penderita diabetes.kondisinya dari ujung jari2 kaki sebelah kanan sampai setengah betis sudah kering dan menghitam(legam)dan ada luka bekas operasi di bawah tempurung kaki yang belum menutup(masih terlihat tulang)sebelah kanan juga.apakah masih ada kemungkinan untuk pulih kembali kakinya yg sudah kering dan hitam legam ini atau sebaiknya diamputasi?sebelumnya saya rawat dirumah sakit tapi kondisinya tidak membaik.sekarang lewat pengobatan alternativ dan mengkomsumsi obat mediabetea.saya sebenarnya tidak tega klo kakinya diamputasi.terima kasih
memang sehat itu mahal, saran saya sih: jagalah kesehatan dengan maksimal mungkin, berikan yang terbaik bagi tubuh kita sendiri.
kalo sudah sakit, repotnya minta ampun dah, saatnya untuk yang teman2 yang sehat..ayo cegah berbagai penyakit masuk ke tubuh kita.
Info lebih lanjut silahkan hubungi saya di :
eri5on@yahoo.com
Pak Taufik S ,untuk masalah anda ada solusi ya.untuk keterangan lebih lanjut kirim email ke : anton.wibowo88@yahoo.com