Sedang Membaca
Madu Cegah Amputasi Pasien Diabetes
Mengoleskan madu pada bagian kaki yang luka, merupakan alternatif untuk menghindari terjadinya amputasi pada pasien diabetes. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang dokter dari Universitas Wisconsin, AS, yang berhasil membantu pasien-pasiennya menghindari amputasi. Kini ia berencana menyebarkan terapi madu tersebut.
Menurut Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya, selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotik. “Ini adalah hal yang penting dalam dunia kesehatan,” katanya. Dalam terapi madu ini, bagian yang luka baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.
Pasien diabetes memang seharusnya sejak dini memerhatikan secara serius bagian kaki, terutama untuk mencegah terjadinya luka yang berlanjut dengan infeksi. Memberi perhatian serius pada kaki dengan melakukan kontrol yang baik terhadap penyakit diabetes yang diidap disebabkan timbulnya gangguan pada kaki penderita diabetes.
Gangguan itu berupa kerusakan pada saraf dan kerusakan pembuluh darah dan infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa (baal) pada kakinya. Karena itu, biasanya penderita diabetes tidak menyadari terjadinya luka pada kaki karena tak langsung tampak.
Terapi madu telah digunakan sebagai pengobatan alternatif di Eropa, bahkan di Selandia Baru terapi ini dipakai untuk mengobati sulit tidur. Profesor Eddy mulai tertarik untuk mencoba terapi madu setelah mengetahui tradisi penggunaan madu dalam dunia pengobatan masa lampau.
Ia mulai melakukan uji coba sejak enam tahun lalu. “Saya mulai mencoba terapi ini setelah segala pengobatan gagal. Sejak kami memakai madu, penggunaan semua jenis antibiotik kami hentikan dan berhasil,” katanya. Sampai saat ini penelitian tersebut masih berlanjut dan diharapkan selesai pada tahun 2008 atau 2009.
Sumber: Kompas.com




Saya punya pengalaman membantu pasien diabetes type I, menurut saya memang madu bisa membantu menyembuhkan diabetes tapi menurut saya sebaiknya pengobatan harus terpadu seperti faktor fikiran karena masalah yang tak terselesaikan. Pada terapi saya memberikan madu, air hexagonal, kunyit, pemijatan dan bagaimana orang itu bisa menyelesaikan masalah.
Sebenarnya manusia dengan sistem yang rumit tak tersederhanakan sudah diberitahu untuk menyelesaikan masalah kesehatan. Yang penting kita harus memohon kepada Allah. tentu saja saya tidak bisa menjelaskan disini karena bisa jadi satu makalah yang cukup tebal. Bagi yang mau berbagi berpengalaman dan ingin menyelesaikan masalah diabetes bisa bertukar fikiran di aesthic@gmail.com, saya yakin anda pun bisa menyelesaikan masalah diabetes. Semoga bisa bermanfaat.
Yth. Rumah Diabetes. Mohon diinformasikan kepada para penderita DM yang telah divonis AMPUTASI karena mengalami pembusukan luka di kaki atau tangan. Setelah 15 tahun meneliti penyakit ini, saya berhasil menemukan OBAT HERBA yang dapat memperbaiki jaringan tubuh yang membusuk dengan cepat. Uji emperis membuktikan kegagalan nol persen. Rata-rata penderita BATAL AMPUTASI hanya dengan satu kali pengobatan. Obat ini belum dijual bebas dan hanya bisa diperoleh di KLINIK HERBA MEDIKA, Perum Nambangan Blok E-1 Selogiri Wonogiri. Telp. 0273-5327576; 085293698944. E-Mail: deje168@telkom.net; Blog: klinikherbamedia.blogspot.com. Trimakasih. Semoga informasi ini bermanfaat.
Mengapa ada orang yang kena diabetes bisa sembuh dan ada yng tidak??? Apakah yang salah dengan madu?
Temukan jawabannya di http://www.atmcellfood2u.com
produk lebah yang sangat kuat untuk pengobatan luka diabetes adalah propolis. karena propolis bersifat disinfektan, antivirus, anti bakteri dan bagi penderita diabetes juga bisa menurunkan kadar gula darah. ini berdasarkan riset terakhir di CHINA. salam sukses dari peternak lebah madu.
madu juga dapat memicu diabetes bagi orang yang memiliki bakat diabetes..!!!
tanya dong….
bagaimana cara pemakaian madu tersebut? karena kemaren ibu saya, punya penyakit diabetes, kuku kaki jempolnya terkelupas. akhirnya dilepas paksa dan ga ada rasa apa-apa (perih kalo kena air dll). sampai sekarang ini tidak mengeluarkan darah tetapi hanya mengeluarkan cairan putih seperti nanah. saya takut kalo terus dibiarkan akan menjadi tambah parah.
mohon petunjuk. karena sangat berguna sekali untuk saya
Saya kira masih banyak madu produksi Indonesia yang berkualitas bagus (UNPROCESSED), terutama kalo kita beli langsung di peternakan lebahnya. Kalo kadar air memang > 18%, tapi tidak otomatis khasiat madunya jadi berkurang kan? . Alhamdulillah kami juga memiliki produk madu dari nektar bunga habbatussauda yg diimpor langsung dari Mesir. Mitra Habbat’S 031-91214413
Madu memang “obat” yang sangat luar biasa. Selain direkomendasikan dalam berbagai kitab suci berbagai agama di Indonesia (Al’Quran, Al-Kitab, Weda, Tripitaka) yang artinya madu sudah teruji ribuan tahun, hasil uji klinis madu ternyata sangat bagus hasilnya. Tapi tentunya madu yang kualitasnya baik harus memenuhi beberapa faktor, yaitu kadar airnya rendah (< 18%), tidak dicampur gula, asal nektar bunganya, & terutama harus UNPROCESSED. Madu produksi Indonesia setau saya belum ada yg bisa memenuhi faktor-faktor madu dengan kualitas bagus, karena berdasarkan penelitian, madu produksi negara kita kandungan airnya masih tinggi (krn negara tropis), selain itu masih dicampur gula, dan melalui proses pemanasan. Madu yg kulaitasnya bagus yang saya temui yaitu madu dari gurun, misalnya Madu Arab atau Madu dari daerah dataran tinggi.
memang madu termasuk dalam jajaran obat-obatan yang disebutkan dalam Al-Qur’an, jauh sebelum para ahli meneliti khasiatnya. Maha benar Allah dengan segala firman-NYA