Sedang Membaca

Anak-anak yang berisiko tinggi akan diabetes tipe 1 dapat menurunkan risiko mereka jika mereka mengonsumsi asam lemak omega–3 secara teratur, menurut pendahuluan suatu riset. Hal ini dipublikasikan dalam Jurnal Asosiasi Medis Amerika (Journal of the American Medical Association/JAMA).

Penulisnya menyatakan, “Diabetes mellitus tipe 1 merupakan penyakit autoimum yang ditandai dengan rusaknya sel-sel beta yang memproduksi insulin dalam pankreas. Meskipun tidak diketahui apa yang memicu proses autoimun, dipercaya bahwa faktor genetik dan lingkungan berkontribusi terhadap proses penyakit.”

Mereka juga menjelaskan bahwa beberapa faktor makanan berkaitan dengan mula diabetes tipe 1, begitu juga poses autoimun yang akhinya berujung pada penyakit tersebut.

Studi ini melibatkan 1.770 anak-anak selama periode 1994-2006, mereka semua berisiko tinggi terkena diabetes tipe 1. Untuk dikategorikan berisiko tinggi, anak-anak tersebut memiliki saudara kandung atau orangtua yang mengidap diabetes atau memiliki genotip (human leukocyte antigen) HLA berisiko tinggi diabetes.

Mereka semua diperiksa kembali 6,2 tahun kemudian (rata-rata). Autoimun pankreas diperiksa dalam kaitannya dengan asupan asam lemak tidak jenuh ganda yang dimulai sejak usia 1 tahun. Sumber utama asam lemak tak jenuh ganda dari laut adalah ikan. Peneliti mengukur makanan anak-anak menggunakan kuesioner frekuensi makanan.

Sebuah studi Cohort yang melibatkan 244 anak-anak juga dilakukan dimana diukur risiko diabetes (IA) akibat kandungan asam lemak tak jenuh ganda pada membran eritrosit (bagian terluar dari sel darah merah).

Setelah ditindaklanjuti, 58 anak menjadi positif IA. Menyesuaikan tipe HLA, prevalensi diabetes tipe 1 dalam keluarga, total kalori yang diminum dan total asam lemak omega-6, total asam lemak omega-3 menurunkan risiko IA sebanyak 55%. Hubungannya bahkan lebih kuat ketika hasilnya didefinisikan terbatas kepada mereka yang positif dua atau lebih autoantibodi.

Penulis menyimpulkan,”Studi kami menyarankan bahwa konsumsi asam lemak omega-3 yang lebih banyak berhubungan dengan penurunan risiko IA pada anak-anak berisiko tinggi diabetes tipe1 secara genetik.”

Sumber: (???)

  • Share/Bookmark

6 Komentar

  1. agam says:

    wah untung saya jual omega 3 (minyak ikan)…kalau mau, hub saya aja di 081932959940 (sms)

  2. joko says:

    yup betul sekali omega-3 sangat sakti untuk diabetes. untung aku minum juga tiap hari 3biji softgel tiap hari….hihihihihi. pencegahan lebih baik daripada mengobati :-)

  3. [...] to a decrease in the risk of IA in children at risk of high genetic tipe1 diabetes.”…more Comments [...]

  4. syarief says:

    berkaitan dengan asam lemak omega 3, saya sudah membuktikannya ke beberapa orang yang mengidap diabetes dan hasilnya luar biasa. saya menggunakannya dari ikan salmon berkualitas tinggi asal norwegia yang lautannya terkenal bebas polusi. bagi anda yang membutuhkan silahkan kontak saya di nomor 081210062353 (syarief).

  5. Admin says:

    Bisa. Menu makan untuk diabetes sebenarnya adalah dengan menu sehat dan seimbang. Sehat dalam arti kaya akan serat dan vitamin. Dalam hal ini perbanyak sayuran dan buah, yang dengan kandungan sertnya dapat memperlambat rasa lapar.
    Seimbang berarti sesuaikan kebutuhan kalorinya, hindari terlalu banyak karbohidrat dan yang manis-manis.

    Sumber-sumber tentang makanan sehat untuk diabetes dapat di-google atau dari buku-buku tentang kesehatan.

  6. Agie says:

    Salam Kenal,

    Nama saya agie,saya ingin menanyakan apakah laki2 berumur >30 thn dapat tekena DM tipe 1. Hal ini terjadi pada kakak saya. dia kadar gula darah nya mencapai 307 mg/dl. mohon informasi mengenai menu makan bagi penderita DM.

    Trims,
    Agie

Beri Tanggapan