Arsip pada October, 2009
Komplikasi penyakit diabetes tak hanya penyakit jantung, kerusakan ginjal kronik, kerusakan retina yang mengakibatkan kebutaan, kerusakan system saraf, dan kerusakan sel darah, yang dapat mengakibatkan disfungsi ereksi dan luka yang sukar sembuh.
Penelitian terbaru Alblowi et al yang berjudul High Levels of TNF-Contribute to Accelerated Loss of Cartilage in Diabetic Fracture Healing” pada jurnal Pathology edisi Oktober 2009 mengungkapkan bahwa penderita diabetes juga mengalami lambatnya proses penyembuhan tulang yang patah. Hal ini karena molekul penyebab radang TNF-_ berkontribusi untuk memperlambat penyembuhan patah tulang pada pasien diabetes.
Lanjutkan Membaca “Diabetes Lemahkan Tulang” »
Antioksidan dikenal sebagai zat penangkal segala jenis penyakit. Tapi ini tidak berlaku buat penyakit diabetes. Peneliti dari Australia menemukan konsumsi suplemen antioksidan memperparah risiko diabetes.
Antioksidan adalah senyawa bioaktif yang berfungsi menangkal radikal bebas penyebab beberapa penyakit seperti kanker. Konsumen percaya bahwa dengan mengonsumsi antioksidan, tubuh akan terhindar dari penyakit. Namun ternyata peneliti menemukan fakta yang berlawanan.
Lanjutkan Membaca “Antioksidan Memperparah Diabetes” »
Selama ini orang lebih banyak fokus pada masalah kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) karena bisa memicu beberapa komplikasi dalan jangka panjang. Tapi memiliki tekanan gula darah yang rendah juga bisa berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan dirinya mengalami koma (hilang kesadaran).
Orang yang memiliki penyakit diabetes berisiko mengalami serangan hipoglikemia (tekanan gula darah yang rendah). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Inggris, dari 2.000 pasien penderita diabetes tipe 2 hampir 50 persen pernah mengalami gejala hipoglikemia.
Lanjutkan Membaca “Bahaya Tekanan Gula Darah yang Kelewat Rendah” »



