Sedang Membaca


Begitu banyaknya penderita Diabetes Melitus (DM) di seluruh dunia, membuat para peneliti terus mengembangkan pengobatan penyakit tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penelitian dilakukan yang terkait dengan penyakit DM.

Penelitian-penelitian tersebut tentunya dilakukan untuk menemukan pengobatan yang terbaik untuk DM. Penelitian-penelitian tersebut, termasuk berhasil ditemukannya pankreas buatan dan transplantasi sel beta.

Beradasarkan data National Diabetes Statistics 2011, prevalensi DM telah diperkirakan 8,3 persen dari penduduk Amerika Serikat, dan sebagian besar adalah DM Tipe II seperti dilansir dari Epharmapedia, Rabu (7/9/2011).

Berbagai pengobatan DM telah dikembangkan dan telah diterapkan pada banyak pasien DM tipe 2. Namun, pengobatan pada pasien DM Tipe II terkait pada beberapa mekanisme, antara lain:

1. Insulin sensitizer
Insulin sensitizer dapat meningkatkan kemampuan sel tubuh untuk mengenali berbagai insulin, dan kemudian untuk meningkatkan tindakan insulin dengan mendorong glukosa ke dalamnya, sehingga menurunkan tingkat glukosa darah. Sensitizer insulin utama, yaitu glitazones dan Biguanides seperti metformin.

2. Secretagogues
Obat ini termasuk obat yang memaksa pankreas untuk meningkatkan jumlah insulin, sehingga dapat menurunkan kadar glukosa darah. Obat-obat ini termasuk sulfonilurea, meglitinides, mimesis incretin (Exenatides) dan dipeptidyl peptidase inhibitor IV (DPP IV inhibitor), seperti sitagliptin.

3. Mekanisme lainnya
Mekanisme lainnya, misalnya alfa-glukosidase inhibitor dan analog amylin. Acarbose adalah inhibitor alfa-glukosidase yang mencegah degradasi karbohidrat dalam usus, dan dengan demikian mencegah penyerapan glukosa yang diperoleh dari makanan. Pramlintide adalah analog hormon yang disebut amylin, yang dihasilkan dari sel-sel yang sama yang memproduksi insulin. Amylin memperlambat gerakan perut dan menciptakan sensasi kenyang yang membantu untuk mengatur penyerapan glukosa dan mencegah peningkatan pesat konsentrasi glukosa darah setelah makan

Beberapa pengobatan baru untuk DM, antara lain:

1. Exenatide seminggu sekali
Beberapa exenatides telah diperkenalkan sebagai suntikan sehari-hari, dan telah disetujui sebagai pengobatan pembantu untuk DM tipe II.

2. SGLT-2 Inhibitor
Ginjal adalah organ yang cukup konservatif ketika didatangi glukosa, karena ia bekerja untuk menyerap kembali beban glukosa yang mungkin mencoba untuk keluar bersama urin. Sodium-glukosa cotransporter-2 (SGLT-2) yang secara normal ditemukan dalam tubulus proksimal ginjal akan mereabsorbsi sebagian besar glukosa dan mengembalikan ke aliran darah dengan bantuan dari gradien natrium.

Dapagliflozin adalah obat pertama yang dikembangkan untuk menghambat SGLT-2 dan karenanya meningkatkan hilangnya glukosa dalam urin. Penurun glukosa merupakan obat dengan kemampuan yang berhubungan dengan ekskresi glukosa ginjal. Efeknya tergantung pada jumlah glukosa yang disaring melalui glomeruli dan tidak tergantung pada sekresi insulin. Metode aksi meminimalkan risiko hipoglikemia. Tetapi hal itu juga membuat dapagliflozin kurang efektif bila tingkat filtrasi glomerulus menurun karena perkembangan gangguan ginjal.

Dalam dua studi, dapagliflozin (5 mg atau 10 mg) dievaluasi dalam kombinasi dengan metformin XR dan dibandingkan dengan monoterapi. Kedua studi dilakukan selama 24 minggu, dan pada akhir penelitian proporsi yang lebih tinggi dari pasien yang diobati dengan terapi kombinasi mencapai HbA1c yang lebih rendah dan kontrol glikemik yang lebih baik. Pada kelompok Dapagliflozin juga mencapai penurunan berat badan lebih dari kelompok metformin. Efek samping utama yang dilaporkan adalah infeksi saluran kemih.

Food and Drugs Administration (FDA) pada 19 Jul 2011 menentang merekomendasikan persetujuan untuk obat baru ini karena dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker kandung kemih.

3. Agonis PPAR ganda
Glitazones adalah agonis PPAR-gamma, dan melalui aktivasi reseptor nuklir spesifik, dapat membuat jaringan tubuh merespons insulin. Suatu grup baru dari obat Agonis PPAR disebut Dual, karena kemampuannya untuk mengaktifkan PPAR-gamma dan alpha pada waktu yang sama. Menariknya, agonism PPAR-alpha seharusnya merupakan mekanisme aksi fibrate yang mengurangi trigliserida dan meningkatkan HDL. Sehingga seharusnya bahwa agonis PPAR-ganda akan terus mendapatkan manfaat dari glitazones dan fibrates.

Sebuah uji coba fase II memeriksa suatu agonis PPAR ganda baru, yaitu aleglitazar,. Pengujian tersebut menunjukkan bahwa terapi dengan agen ini mengurangi hiperglikemia dan level normal dari HDL-C dan trigliserida dengan keamanan yang dapat diterima. Aleglitazar saat ini sedang dipelajari dalam skala besar percobaan klinis untuk menilai apakah akan dapat mengurangi risiko kardiovaskular (kematian, infark miokard, atau stroke) di antara pasien dengan diabetes dan penyakit arteri koroner.

4. Glukokinase Aktivator
Glukokinase adalah enzim intraseluler yang dapat membatasi langkah dalam metabolisme glukosa.

Tidak ada keraguan bahwa diabetes merupakan target potensial bagi banyak peneliti dan ilmuwan untuk menurunkan prevalensi diabetes. Kemajuan dalam pemahaman tentang patofisiologi diharapkan dapat membimbing para peneliti untuk mengembangkan pengobatan yang lebih radikal dan maju. Namun sayangnya, berbagai pengobatan baru untuk DM yang telah ditemukan oleh para peneliti mungkin belum dapat diperoleh dan digunakan secara luas di negara berkembang.

Sumber: Adelia Ratnadita – detikHealth

Perlengkapan Diabetes:

TrueTrack Blood Glucose Monitoring System By Preffered Plus – 1 Kit

TrueTrack Blood Glucose Monitoring System By Preffered Plus – 1 Kit INDICATIONS: Blood Glucose True Track MonitorSystem – For self-monitoring and management of blood glucose...

FreeStyle Lite Blood Glucose Monitoring System (Rebate not included)

FreeStyle Lite Blood Glucose Monitoring System (Rebate not included) Comparable with FreeStyle Lite Test Strips only...

Kata/Istilah Pencarian:

    obat baru diabetes,buah penurun diabet,sayur penurun diabet,penurun diabet,manfaat obat sera,resep makanan penderita diabetes,obat dm terbaru,minuman penurun diabetes,data dinas kesehatan maluku tengah tentang jumlah penderita diabetes melitus,buah untuk penurun diabet
FacebookShare

7 Komentar

  1. Ryoha says:

    Maaf sedikit di luar topik.
    Saat ini saya lagi gencar2nya menerima promosi Tahitian Noni sebagai obat/terapi diabetes saya. Apakah teman2 di sini ada yg punya pengalaman dengan produk ini? Mohon share-nya, karena saya khawatir promosi produk ini lebih mengutamakan bisnis MLM-nya dr pada penyembuhan sakit.
    Terima kasih

  2. tommy wang says:

    BERAS SEHAT KADAR GULA : 0%, index glikemik : 51, pertama di Indonesia, sangat bermanfaat dan aman untuk penderita diabetes, jantung, stroke. Tersedia beras putih, merah dan juga bubur, semua terbukti karena telah memperoleh sertifikat dari sucofindo dan juga bebas kimia dari IPB. segera hubungi :0816-837-220 atau 021-70270346 untuk keterangan lebih lanjutt

  3. Tulisan bagus sekaligus berita bagus buat menambah harapan hidup para penderita diabetes. Baik obat kimiawi, alami bahkan melalui makanan pokok, beras organik HSO misalnya, dapat menjadi media penyembuhan. Intinya, jangan putus asa untuk berusaha.

  4. dedeale says:

    Subhanallah, kesempatan untuk sembuh dari penyakit diabetes kini hadir di tengah-tengah kita dengan adanya berbagai pengobatan terapi, namun demikian kesempatan untuk sembuh tersebut akan semakin terbuka lebar apabila anda melakukan terapi kesehatan dengan mengkonsumsi obat herbal alami yang diolah secara modern, dengan melibatkan tenaga ahli di bidang kesehatan, sehingga tidak menimbulkan efek samping. obat herbal tersebut kami namakan XAMthone Plus. untuk bisa mendapatkannya silakan kunjungi web kami http://www.auroraherbal.com atau telp langsung ke 081321133775. terima kasih atas kunjungan anda, semoga lekas sembuh,…. amiiin yra..

  5. yaiinofx II says:

    XAMTHONE PLUS & JELLY GAMMAT GOLD-G
    Obat herbal alami yang berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit dan diolah secara modern tanpa menimbulkan efek samping.

    bisa juga menyembuhkan diabetes ..
    untuk lebih jelasnya, buka aja link ini .
    http://www.auroraherbal.com

  6. Terus maju peneliti2, harus dapat obat untuk menyembuhkan penyakit diabetes

Beri Tanggapan

*