Herbal & Jamu
Aroma wangi dari kulit kayu manis (Cassiavera) membuat tanaman rempah ini menjadi primadona sebagai penyedap kue dan minuman. Beberapa tahun terakhir ini, para ilmuwan berhasil mengungkap khasiat lain dari kayu manis, yakni menurunkan kadar gula darah.
Kayu manis atau cinnamon memiliki kandungan berbagai senyawa kimia, yaitu minyak atsiri eugenol, safrole, juga kandungan sinamaldehyde, tanin, kalsium oksalat, damar, dan penyamak.
Lanjutkan Membaca “Kayu Manis Turunkan Gula Darah” »
Bawang bombai (Allium cepa L) memiliki kandungan kromium yang baik. Kromium berperan mencegah diabetes melitus. Seperti bawang putih, bawang bombai juga berperan penting bagi kesehatan.
Namun, berbeda dengan bawang putih, komponen sulfur pada bawang bombai terdapat dalam bentuk allyl propyl disulphide. Komponen ini berperan penting dalam menurunkan glukosa darah sehingga baik bagi penderita diabetes.
Lanjutkan Membaca “Bawang Bombai Cegah Diabetes” »

Belimbing Wuluh
Kebanyakan orang baru memanfaatkan belimbing wuluh sebagai pelengkap sayur atau masakan. Padahal, belimbing wuluh termasuk dalam tanaman pekarangan yang memiliki khasiat obat.
Belimbing wuluh merupakan tanaman berbatang keras. Ia cocok ditanam di tempat yang cukup sinar matahari dan tingginya bisa mencapai lebih dari 10 meter. Buahnya hijau muda, berbentuk lonjong sebesar ibu jari, dan rasanya masam.
Lanjutkan Membaca “Belimbing Wuluh, Si Asam Berkhasiat Obat” »
Beberapa diantaranya adalah obat tradisional untuk kencing manis/ diabetes.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menarik 60 merek obat tradisional dan supleman dari peredaran karena ditemukan mengandung bahan kimia yang jika digunakan tanpa petunjuk dokter bisa membahayakan kesehatan.
“Berdasarkan hasil pengawasan, sampling dan pengujian laboratorium sejak Juni 2008 hingga Mei 2009, Badan POM telah menarik peredaran 60 item obat tradisional dan suplemen yang mengandung bahan kimia sibutramin hidroklorida, sildenafil sitrat, tadalafil, deksametason, fenilbutason, asam mefenamat, metamfiron dan parasetamol,” kata Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib di Jakarta, Kamis.
Lanjutkan Membaca “BPOM Tarik 60 Obat Tradisional Berbahan Kimia” »
Mengontrol gula kadar dengan menyeruput secangkir teh hangat? Tentunya akan menyenangkan. Para peneliti meyakini hal itu dapat dilakukan terutama dengan menggunakan teh asal Afrika.
Sebuah tim peneliti asal Denmark tengah mengembangkan perawatan untuk penyakit diabetes tipe 2 dengan bantuan teh Afrika khusus yang diproduksi dari ekstrak daun Rauvolfia Vomitoria dan buah jeruk aurantium.
Lanjutkan Membaca “Teh Kontrol Gula Darah?” »
Kembali ke alam (back to nature) merupakan pilihan alternatif yang banyak diminati masyarakat saat ini, terutama dalam bidang pengobatan. Penggunaan tanaman berkhasiat obat atau lebih umum dikenal dengan herbal sebenarnya sudah lama digunakan oleh masyarakat. Hanya saja perkembangan kedokteran modern (barat) membuatnya hanya sebagai alternatif pilhan saja. Padahal sudah banyak bukti keampuhan dan khasiat herbal. Disamping lebih ekonomis, herbal juga mempunyai efek samping yang sangat kecil.
Walaupun demikian, masih banyak masyarakat kita yang meragukan khasiat herbal. Padahal ada beberapa faktor yang menyebabkan kenapa herbal tidak bekerja dengan efektif. Penyajian yang salah, waktu minum yang tidak tepat, dosis yang tidak tepat, dan ketidak sabaran pemakainya adalah faktor-faktor yang menyebabkan herbal tidak efektif. Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma dalam bukunya “Ramuan Lengkap Herbal Taklukan Penyakit” menyebutkan hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi herbal, sbb:
Lanjutkan Membaca “14 Kunci Efektifitas Pengobatan dengan Herbal” »
Anda penderita Diabetes? Jika kadar gula darah Anda bermasalah, tak ada salahnya mencoba 10 bahan berikut yang membantu menurunkan gula darah, meningkatkan sensitifitas insulin, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dan beberapa manfaat lain.
1. Gymnema Sylvestre
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: 200 – 250 miligram per hari
Nama Hindi tumbuhan ini berarti ‘penghancur gula’, dan tanaman ini dikatakan memiliki kemampuan untuk menurunkan kemampuan mendeteksi rasa manis. Tanaman ini dianggap sebagai tanaman paling kuat untuk mengendalikan gula darah. Kemungkinan besar, cara kerjanya adalah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu sel tubuh untuk menggunakan glukosa atau dengan merangsang produksi insulin. Walaupun belum ada penelitian intensif, tapi belum ditemukan adanya efek samping serius untuk penggunaan tanaman ini.
Lanjutkan Membaca “10 Tanaman Ajaib Penurun Kadar Gula Darah” »
Sebuah bisul di pergelangan tangan menjadi sinyal datangnya penyakit maut. Mula-mula tangan Siti Asiyah gatal, kemudian muncul bisul yang tak kunjung sembuh. Pada saat bersamaan ia cepat lelah. ‘Padahal saya banyak makan dan minum, kok bisa cepat lelah?’ ujarnya. Biang keladi semua gangguan kesehatan itu adalah tingginya kadar gula darah: 650 mg/dl. Kadar gula darah normal puasa, 126 mg/dl dan 2 jam setelah makan, 200 mg/dl.
Teh untuk Atasi Diabetesi yang berpotensi besar mengatasi penyakit diabetes tipe 2 adalah teh yang terbuat dari daun mulberry dan teh hitam.
Teh merupakan salah satu minuman yang sudah akrab dengan kita sehari-hari. Selain rasanya yang nikmat dan tersedia dalam berbagai jenis pilihan, sudah bukan rahasia lagi kalau teh memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Menurut berbagai penelitian, setidaknya terdapat 450 senyawa dalam teh. Mulai dari kafein, berbagai jenis antioksidan, hingga vitamin yang diketahui bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, dalam teh terdapat plafonoid, kromium, selenium, dan antioksidan sehingga teh tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tapi juga enak untuk dinikmati.
Lanjutkan Membaca “Teh untuk Atasi Diabetesi” »
Sendok dan garpu baru saja lepas dari genggaman tangan Aris Anwari. Direktur Kepatuhan Bank DKI itu usai menyantap makan siang. Ironisnya, ia malah lelah dan mengantuk. Keesokan harinya, saat bangun tidur, ia bergegas mengambil glukometer. Jarum runcing di ujung penlate (alat tusuk berbentuk pulpen, red) itu ditusukkan di jari tangan kanan. Beberapa saat darah segar mengucur.
Lanjutkan Membaca “Empat Mujarab Penakluk si Manis” »




