Sebab & Resiko
Sudah banyak penelitian yang menekankan pentingnya tidur untuk kesehatan. Riset terbaru menyatakan, anak yang jam tidurnya kurang dari delapan jam sehari berisiko mengalami kenaikan gula darah atau kondisi pra diabetes.
Hal tersebut disampaikan Dr Zhijie Yu dari Chinese Academy of Sciences in Shanghai. Dia mengatakan, kurang tidur akan memengaruhi gula darah, di luar faktor lain seperti usia, gender, pola makan, aktivitas fisik, berat badan, dan penyakit yang diderita.
Lanjutkan Membaca “Kurang Tidur Bikin Gula Darah Tinggi” »
MITOS #1:
Pada orang berkadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kolesterol pasti baik
FAKTA:
Selain olahraga dan diet ada hal lain yang mempengaruhi kadar kolesterol, seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kadar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), serta kepatuhan minum obat, dll.
MITOS #2:
Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardioserebrovaskular hanya masalah pria.
Lanjutkan Membaca “9 Mitos dan Fakta Seputar Kolesterol” »

Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata Kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai ‘pembawa ‘ (carrier) kolesterol dalam darah.
Apakah kolesterol berbahaya?
Lanjutkan Membaca “Kolesterol dan Diabetes (Kencing Manis)” »
Minuman buah yang mengandung gula sebagai minuman kesehatan, ternyata meningkatkan risiko diabetes dan menambah berat badan.
“Masyarakat harus waspada bahwa minuman jenis ini bukanlah minuman sehat pengganti minuman ringan sehubungan dengan adanya risiko diabetes tipe 2,” papar sang peneliti, Julie Palmer dan timnya di Boston University yang tertulis dalam laporan penelitiannya pada arsip medis internal seperti yang dilansir Reuters.
Lanjutkan Membaca “Minuman Buah Menyebabkan Diabetes” »
Kaum perempuan yang ingin menghindari penyakit diabetes tipe dua sebaiknya mengisi piring mereka dengan sayuran hijau dan semua jenis buah-buahan. Akan tetapi, mereka disarankan menunda konsumsi jus buah.
Dengan menambah konsumsi buah-buahan setiap hari atau meningkatkan asupan sayuran hijau, seperti bayam, akan menurunkan risiko berkembangnya diabetes pada periode usia di atas 18 tahun. Hal ini berdasarkan studi kesehatan keperawatan yang melibatkan 71.346 responden perempuan sebagaimana dipublikasikan Diabetes Care, Juli 2008.
Lanjutkan Membaca “Jus Buah Terkait Erat dengan Diabetes” »
Angka prevalensi penderita diabetes tanah air berdasarkan data Departemen Kesehatan (Depkes) pada tahun 2008 mencapai 5,7% dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 12 juta jiwa. Yang mengejutkan, angka prevalensi pre-diabetes mencapai dua kali lipatnya atau 11% dari total penduduk Indonesia. Berarti, jumlah penduduk indonesia yang terkena diabetes akan meningkat dua kali lipat dalam beberapa waktu mendatang.
Lanjutkan Membaca “11% Penduduk Indonesia Berisiko Diabetes” »
Makan kambing saat hari raya kurban sudah jadi tradisi. Tapi jangan sampai kebanyakan makan kambing atau daging karena tekanan darah bisa naik tinggi. Kenapa makan kambing cepat bikin tensi naik?
Daging kambing yang dikonsumsi memang bisa menyebabkan tekanan darah seseorang menjadi tinggi, apalagi jika orang tersebut sudah memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi). Naiknya tekanan darah ini disebabkan oleh energi yang dihasilkan dari daging kambing yang dikonsumsi tersebut sangat tinggi.
Lanjutkan Membaca “Kenapa Makan Kambing Bikin Tensi Naik?” »
Jika tekanan darah sering diatas 120/90 mmgHg, otomatis risiko diabetes meningkat dua kali lipat. Ini kalau dibandingkan dengan orang yang tekanan darahnya normal. Demikian menurut penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Brigham and Woman Hospital dan Harvard Medical School selama 10 tahun.
Yang dimaksud dengan tekanan darah tinggi adalah ukuran tekanan darah di atas batas normal, baik saat kita sedang santai, terlebih saat kita sedang marah atau stres dalam jangka waktu tertentu.
Lanjutkan Membaca “Hipertensi Bisa Disertai Diabetes” »
Para peneliti di Kanada menemukan respons tubuh yang berlebihan dan tidak normal pada beberapa orang dengan jenis gen tertentu setelah mengonsumsi makanan berbahan gandum, yang memicu seseorang terkena diabetes tipe 1.
Diabetes tipe 1 atau disebut Insulin-Dependent Diabetes (IDDM) atau diabetes yang bergantung pada insulin lebih banyak terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa, dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh.
Lanjutkan Membaca “Gandum Picu Penyakit Diabetes Tipe 1” »
Jika selama ini pola tidur Anda kurang atau justru berlebih dari delapan jam per hari, bisa jadi alasan mengapa nantinya Anda menderita diabetes.
Para peneliti di Université Laval’s Faculty of Medicine menemukan, orang yang tidur terlalu banyak atau kurang, memiliki kemungkinan untuk terjangkit diabetes tipe 2 atau kelainan toleransi glukosa.
Risikonya hingga 2,5 kali lebih tinggi pada orang yang tidur kurang dari 7-8 jam setiap malam. Penemuan tersebut dipublikasikan baru-baru ini pada situs journal Sleep Medicine.
Lanjutkan Membaca “Kurang Tidur Berisiko Diabetes” »



