Sebab & Resiko
Ketika memiliki perut yang terlalu buncit, orang akan mengaitkan dengan konsumsi makanan yang terlalu banyak. Demikian pula sebaliknya. Tak salah bila mengaitkan perut dengan pola makan, perut (dari bagian di bawah dada dan di atas panggul) memang memiliki fungsi utama sebagai tempat pencernaan dan penyerapan makanan.
Lanjutkan Membaca “Risiko di Balik Perut Tambun” »
Berdasarkan penelitian Amerika Serikat (AS), pemakan beras merah atau bebijian gandum lainnya memperlihatkan risiko yang lebih rendah untuk terkena diabetes dibanding pemakan nasi putih.
Tim peneliti dari Harvard School of Public Health and Brigham and Women`s Hospital menganalisa sekitar 200.000 orang dewasa selama 22 tahun dan menemukan pemakan nasi putih halus dikaitkan dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2.
Lanjutkan Membaca “Beras Merah Rendah Risiko Diabetes” »
Anda termasuk orang yang suka mengonsumsi makanan manis? Hati-hati, bukan hanya berisiko tinggi terkena diabetes, penuaan juga datang lebih cepat. Keriput tidak hanya dipicu oleh usia, tetapi juga konsumsi gula yang berlebihan.
Konsumsi gula berlebihan, membuat kulit mudah terkena iritasi dan kering. Saat itulah, keriput mulai bermunculan di tempat-tempat tak terduga dengan sangat mudah. Tidak hanya itu, lingkaran hitam dan kantung di bawah mata juga terlihat makin jelas. Menurut Francesco Clark, pemilik produk perawatan kulit, Clark’s Botanicals, gula memang bisa menjadi penyebab munculnya keriput dan penuaan lebih cepat.
“Gula rafinasi bisa membuat penuaan pada kulit melalui proses alami glikasi. Glikasi adalah keadaan ketika molekul gula diserap ke dalam aliran darah selama proses pencernaan dan membuat mantel molekul protein pada kulit Anda,” kata Clark seperti VIVAnews kutip dari Bon Appetit.
Lanjutkan Membaca “Efek Gula pada Wajah Anda” »
Sudah banyak penelitian yang menekankan pentingnya tidur untuk kesehatan. Riset terbaru menyatakan, anak yang jam tidurnya kurang dari delapan jam sehari berisiko mengalami kenaikan gula darah atau kondisi pra diabetes.
Hal tersebut disampaikan Dr Zhijie Yu dari Chinese Academy of Sciences in Shanghai. Dia mengatakan, kurang tidur akan memengaruhi gula darah, di luar faktor lain seperti usia, gender, pola makan, aktivitas fisik, berat badan, dan penyakit yang diderita.
Lanjutkan Membaca “Kurang Tidur Bikin Gula Darah Tinggi” »
MITOS #1:
Pada orang berkadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kolesterol pasti baik
FAKTA:
Selain olahraga dan diet ada hal lain yang mempengaruhi kadar kolesterol, seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kadar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), serta kepatuhan minum obat, dll.
MITOS #2:
Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardioserebrovaskular hanya masalah pria.
Lanjutkan Membaca “9 Mitos dan Fakta Seputar Kolesterol” »

Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata Kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai ‘pembawa ‘ (carrier) kolesterol dalam darah.
Apakah kolesterol berbahaya?
Lanjutkan Membaca “Kolesterol dan Diabetes (Kencing Manis)” »
Minuman buah yang mengandung gula sebagai minuman kesehatan, ternyata meningkatkan risiko diabetes dan menambah berat badan.
“Masyarakat harus waspada bahwa minuman jenis ini bukanlah minuman sehat pengganti minuman ringan sehubungan dengan adanya risiko diabetes tipe 2,” papar sang peneliti, Julie Palmer dan timnya di Boston University yang tertulis dalam laporan penelitiannya pada arsip medis internal seperti yang dilansir Reuters.
Lanjutkan Membaca “Minuman Buah Menyebabkan Diabetes” »
Kaum perempuan yang ingin menghindari penyakit diabetes tipe dua sebaiknya mengisi piring mereka dengan sayuran hijau dan semua jenis buah-buahan. Akan tetapi, mereka disarankan menunda konsumsi jus buah.
Dengan menambah konsumsi buah-buahan setiap hari atau meningkatkan asupan sayuran hijau, seperti bayam, akan menurunkan risiko berkembangnya diabetes pada periode usia di atas 18 tahun. Hal ini berdasarkan studi kesehatan keperawatan yang melibatkan 71.346 responden perempuan sebagaimana dipublikasikan Diabetes Care, Juli 2008.
Lanjutkan Membaca “Jus Buah Terkait Erat dengan Diabetes” »
Angka prevalensi penderita diabetes tanah air berdasarkan data Departemen Kesehatan (Depkes) pada tahun 2008 mencapai 5,7% dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 12 juta jiwa. Yang mengejutkan, angka prevalensi pre-diabetes mencapai dua kali lipatnya atau 11% dari total penduduk Indonesia. Berarti, jumlah penduduk indonesia yang terkena diabetes akan meningkat dua kali lipat dalam beberapa waktu mendatang.
Lanjutkan Membaca “11% Penduduk Indonesia Berisiko Diabetes” »
Makan kambing saat hari raya kurban sudah jadi tradisi. Tapi jangan sampai kebanyakan makan kambing atau daging karena tekanan darah bisa naik tinggi. Kenapa makan kambing cepat bikin tensi naik?
Daging kambing yang dikonsumsi memang bisa menyebabkan tekanan darah seseorang menjadi tinggi, apalagi jika orang tersebut sudah memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi). Naiknya tekanan darah ini disebabkan oleh energi yang dihasilkan dari daging kambing yang dikonsumsi tersebut sangat tinggi.
Lanjutkan Membaca “Kenapa Makan Kambing Bikin Tensi Naik?” »




