Artikel Utama

Artikel Terbaru

Sudah banyak penelitian yang menekankan pentingnya tidur untuk kesehatan. Riset terbaru menyatakan, anak yang jam tidurnya kurang dari delapan jam sehari berisiko mengalami kenaikan gula darah atau kondisi pra diabetes.

Hal tersebut disampaikan Dr Zhijie Yu dari Chinese Academy of Sciences in Shanghai. Dia mengatakan, kurang tidur akan memengaruhi gula darah, di luar faktor lain seperti usia, gender, pola makan, aktivitas fisik, berat badan, dan penyakit yang diderita.
Lanjutkan Membaca “Kurang Tidur Bikin Gula Darah Tinggi” »

  • Share/Bookmark
Halle Berry

Halle Berry "Gadis Bond" menderita Kencing Manis

Diabetes memang tak kenal strata sosial, usia, profesi dan latar belakang lainnya. Banyak orang terkenal, tokoh, artis, bahkan olahragawan –apalagi politisi– yang terkena diabetes. Ada yang terdiagnosa di usia yang masih muda, ada juga yang di usia gaek baru terkena penyakit kencing manis ini.

Artikel edisi ini sengaja menampilkan beberapa selebriti dunia yang terdiagnosa diabetes, agar dapat menjadi contoh bagi kita. Bagaimana mereka yang terkena diabetes tidak terhalang untuk berkatifitas dan berprestasi.  Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi kita para diabetesi (penderita diabetes) ataupun yang beresiko DM.
Lanjutkan Membaca “Selebriti Dunia Penderita Diabetes” »

  • Share/Bookmark

Gus Dur Sakit DMSejak diberitakan bahwa Gus Dur kembali jatuh sakit akibat gula darahnya turun, saya sudah menduga-duga kemungkinan beliau mengalami Hypoglikemia (turunnya kadar gula darah). Apalagi dikabarkan beliau mengalami kelelahan fisik setelah melakukan berbagaia aktifitas beberapa hari sebelumnya.

Dimulai dengan glaukoma pada 24 tahun silam hingga kehilangan sebelah penglihatannya, kondisi Gus Dur terus digerogorti oleh the silent killer: DM atau Diabetes Melitus, yang sering juga disebut Kencing Manis. Komplikasi akibat DM ini juga menggangu fungsi jantung dan pembuluh darah yang mengakibatkan beliau stroke, hingga gangguan pada ginjalnya yang membuat Gus Dur harus rutin cuci darah.
Lanjutkan Membaca “Gus Dur Sang Guru Bangsa direnggut Komplikasi Diabetes” »

  • Share/Bookmark

Mungkin Anda sudah pernah mendengar kalau pil kromium berfungsi untuk menurunkan berat badan, mengatasi diabetes, serta kolesterol tinggi. Apa kromium sebenarnya? Kromium merupakan mineral yang bisa ditemukan pada banyak makanan termasuk brokoli, whole grain, jus anggur, bir, kacang-kacangan, serta telur. Selain pada makanan, kromium juga tersedia dalam bentuk suplemen.
Lanjutkan Membaca “Kromium Cegah Diabetes” »

  • Share/Bookmark

Masih tentang kolesterol. Kolesterol tinggi biasanya ditandai dengan tangan / kaki yang mudah kesemutan, tengkuk kepala terasa tegang, dan sakit kepala di daerah belakang. Sebagaimana halnya diabetes, kolesterol juga bisa dikendalikan dengan pola makan sehat dan seimbang, serta olahraga yang cukup.

Kolesterol sendiri sebenarnya diperlukan oleh tubuh, dibuat oleh hati dan penting untuk banyak proses, termasuk produksi hormon seks dan vitamin D, serta untuk fungsi otak dan saraf. Dr. John Gullota, Ketua AMA Therapeutics Committee seperti dikutip Good Health & Medicine mengatakan bahwa sekitar 75% dari kolesterol dihasilkan oleh tubuh dan 25% sisanya diperoleh dari makanan.
Lanjutkan Membaca “Makanan dan Kandungan Kolesterolnya” »

  • Share/Bookmark

MITOS #1:
Pada orang berkadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kolesterol pasti baik

FAKTA:
Selain olahraga dan diet ada hal lain yang mempengaruhi kadar kolesterol, seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kadar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), serta kepatuhan minum obat, dll.

MITOS #2:
Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardioserebrovaskular hanya masalah pria.
Lanjutkan Membaca “9 Mitos dan Fakta Seputar Kolesterol” »

  • Share/Bookmark

Kolesterol_HDL_LDL

Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata Kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.

Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.

Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai ‘pembawa ‘ (carrier) kolesterol dalam darah.

Apakah kolesterol berbahaya?
Lanjutkan Membaca “Kolesterol dan Diabetes (Kencing Manis)” »

  • Share/Bookmark

Para penggemar kopi dan teh ternyata memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2, yakni diabetes yang tidak bergantung pada insulin dan merupakan tipe diabetes yang lebih umum.

Namun khasiat kopi dan teh untuk melindungi tubuh bukan berasal dari kafein yang terkandung di dalamnya. Terbukti karena kopi yang non-kafein (decaf) memiliki efek terbaik untuk menangkal penyakit diabetes. Demikian dimuat dalam Archives of Internal Medicine, jurnal medis dua bulanan yang diterbitkan oleh Asosiasi Medis AS.
Lanjutkan Membaca “Peminum Kopi dan Teh Lebih Terlindung dari Diabetes” »

  • Share/Bookmark

Resep untuk menjadi langsing tidak sama bagi semua orang. Berikut bocoran resep langsing dari 10 selebriti dunia yang ternyata tidak semuanya melakukan diet ketat dan olahraga keras, ada beberapa selebriti yang tampak santai saja dalam menjaga keindahan tubuhnya. Keberhasilan para seleb itu barangkali bisa menjadi masukkan atas “gaya” diet yang akan Anda tempuh.
Lanjutkan Membaca “Resep Langsing Selebriti Dunia” »

  • Share/Bookmark

Penderita diabetes selalu meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Jarang sekali negara yang berhasil mengurangi angka diabetes penduduknya. Tapi Singapura berhasil melakukannya dan mungkin hal itu patut dicontoh Indonesia. Apa rahasianya?
Lanjutkan Membaca “Rahasia Singapura Kurangi Penderita Diabetes” »

  • Share/Bookmark