Artikel Utama


Artikel Terbaru

Konsumsi minuman soda yang berlebihan memang tidak baik untuk kesehatan. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan orang yang minum soda 2 kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko terkena kanker pankreas.

Peneliti mengungkapkan penyebab meningkatnya risiko kanker pankreas pada orang yang sering konsumsi minuman soda adalah karena kandungan gulanya yang tinggi. Analsis data yang dikumpulkan dari 60.524 orang dewasa memperlihatkan orang yang minum dua atau lebih minuman bersoda dengan kadar gula tinggi dalam seminggu, berisiko lebih besar terkena kanker pankreas dibandingkan orang yang jarang konsumsi minuman soda.
Lanjutkan membaca…

Gula bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari, Bahan makanan dengan rasa manis ini termasuk di dalamnya.

Pada dasarnya, gula merupakan karbohidrat alami yang terdapat pada buah-buahan. Sekarang, banyak gula buatan dalam makanan yang kita konsumsi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mendefinikan gula buatan sebagai gula dan sirup yang ditambahkan pada makanan dan minuman selama proses pembuatan makanan.
Lanjutkan membaca…

Masih tentang kolesterol. Kolesterol tinggi biasanya ditandai dengan tangan / kaki yang mudah kesemutan, tengkuk kepala terasa tegang, dan sakit kepala di daerah belakang. Sebagaimana halnya diabetes, kolesterol juga bisa dikendalikan dengan pola makan sehat dan seimbang, serta olahraga yang cukup.

Kolesterol sendiri sebenarnya diperlukan oleh tubuh, dibuat oleh hati dan penting untuk banyak proses, termasuk produksi hormon seks dan vitamin D, serta untuk fungsi otak dan saraf. Dr. John Gullota, Ketua AMA Therapeutics Committee seperti dikutip Good Health & Medicine mengatakan bahwa sekitar 75% dari kolesterol dihasilkan oleh tubuh dan 25% sisanya diperoleh dari makanan.
Lanjutkan membaca…

MITOS #1:
Pada orang berkadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kolesterol pasti baik

FAKTA:
Selain olahraga dan diet ada hal lain yang mempengaruhi kadar kolesterol, seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kadar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), serta kepatuhan minum obat, dll.

MITOS #2:
Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardioserebrovaskular hanya masalah pria.
Lanjutkan membaca…

Minuman buah yang mengandung gula sebagai minuman kesehatan, ternyata meningkatkan risiko diabetes dan menambah berat badan.

“Masyarakat harus waspada bahwa minuman jenis ini bukanlah minuman sehat pengganti minuman ringan sehubungan dengan adanya risiko diabetes tipe 2,” papar sang peneliti, Julie Palmer dan timnya di Boston University yang tertulis dalam laporan penelitiannya pada arsip medis internal seperti yang dilansir Reuters.
Lanjutkan membaca…

Ternyata sinyal rasa lapar memiliki tingkatan, mulai dari sangat lapar, lapar, hingga agak lapar. Ini semua dijadikan tolok ukur untuk mengendalikan nafsu makan yang berlebih. Tetapi jika kita masih kesulitan membedakan rasa lapar, jangan kuatir, gunakan penunjuk waktu sebagai ukuran.

Para ahli kesehatan mengatakan, biasanya lambung akan kosong 4 jam setelah waktu makan kita terakhir. Itu artinya, kita dihalalkan untuk menyantap makanan setiap 4 jam sekali. Metode ini bahkan aman untuk diterapkan pada kita yang tengah berdiet.
Lanjutkan membaca…

Mencengangkan. Meski hanya bersatus kota sedang, namun Ternate, ibukota sementara provinsi Maluku Utara, justru menjadi kota yang paling tinggi penderita diabetes mellitus (DM).

Fakta itu dikemukakan Dinas Kesehatan kota Ternate berdasarkan hasil penelitian dan survei yang dilakukan di seluruh kota di Indonesia oleh Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) pada periode dua bulan lalu dengan presentasi tertinggi yakni 19 persen.
Lanjutkan membaca…

Sekitar 650.000 anak Indonesia mengidap diabetes mellitus tipe 2. Gaya hidup tidak sehat dan tidak seimbang memicu peningkatan jumlah diabetes mellitus di Indonesia.

Ketua Pusat Diabetes dan Nutrisi (PDN) RSU Dr Soetomo Surabaya Askandar Tjokroprawiro mengatakan, Departemen Kesehatan mencatat sedikitnya 13 juta penduduk Indonesia mengidap diabetes mellitus (DM). Lima persen di antaranya atau sekitar 650.000 orang masih anak-anak, yang umumnya mengidap DM tipe 2. ”DM tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat sehingga menyebabkan resistensi insulin,” jelas Askandar, Selasa (3/11).
Lanjutkan membaca…

Hal. 3 / 2812345678910...1624...Akhir »