Posts Tagged ‘Diabetes Anak’
Tak hanya orang tua, anak-anak pun bisa terkena diabetes, penyakit yang dijuluki silent killer ini. Penyebabnya beragam. Mulai obesitas, sampai faktor keturunan. Bagaimana mengatasinya?
Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme karbohidrat karena jumlah insulin yang kurang, atau bisa juga karena kerja insulin yang tidak optimal. Insulin merupakan hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang tepat. Insulin membuat gula berpindah ke dalam sel sehingga menghasilkan energi, atau disimpan sebagai cadangan energi.
Lanjutkan Membaca “Anak Suka Ngompol, Tanda Diabetes” »
Sekitar 650.000 anak Indonesia mengidap diabetes mellitus tipe 2. Gaya hidup tidak sehat dan tidak seimbang memicu peningkatan jumlah diabetes mellitus di Indonesia.
Ketua Pusat Diabetes dan Nutrisi (PDN) RSU Dr Soetomo Surabaya Askandar Tjokroprawiro mengatakan, Departemen Kesehatan mencatat sedikitnya 13 juta penduduk Indonesia mengidap diabetes mellitus (DM). Lima persen di antaranya atau sekitar 650.000 orang masih anak-anak, yang umumnya mengidap DM tipe 2. ”DM tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat sehingga menyebabkan resistensi insulin,” jelas Askandar, Selasa (3/11).
Lanjutkan Membaca “650.000 Anak Mengidap Diabetes” »
Anak-anak yang berisiko tinggi akan diabetes tipe 1 dapat menurunkan risiko mereka jika mereka mengonsumsi asam lemak omega–3 secara teratur, menurut pendahuluan suatu riset. Hal ini dipublikasikan dalam Jurnal Asosiasi Medis Amerika (Journal of the American Medical Association/JAMA).
Penulisnya menyatakan, “Diabetes mellitus tipe 1 merupakan penyakit autoimum yang ditandai dengan rusaknya sel-sel beta yang memproduksi insulin dalam pankreas. Meskipun tidak diketahui apa yang memicu proses autoimun, dipercaya bahwa faktor genetik dan lingkungan berkontribusi terhadap proses penyakit.”
Lanjutkan Membaca “Omega-3 Dapat Turunkan Resiko Diabetes Tipe-1” »
Diabetes Melitus saat ini bukan hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi sudah menyerang anak-anak dan remaja. Ironisnya lagi, diabetes pada anak sulit dideteksi sejak dini bahkan sejak bayi sekalipun.
Menurut dokter Spesialis Anak dari RS Gading Pluit Jakarta Luszy Arijanti, tidak ada tanda-tanda khusus dari bayi yang dapat membuktikan bahwa seorang anak nantinya akan menderita diabetes. “Biasanya anak akan ketahuan menderita diabetes pada usia 7 tahun ke atas,” ujarnya di sela-sela Seminar Diabetes Melitus, di Jakarta, Selasa.
Lanjutkan Membaca “Diabetes pada Anak Sulit Dideteksi Sejak Dini” »




