Posts Tagged ‘Diet & Makanan’

Kaum perempuan yang ingin menghindari penyakit diabetes tipe dua sebaiknya mengisi piring mereka dengan sayuran hijau dan semua jenis buah-buahan. Akan tetapi, mereka disarankan menunda konsumsi jus buah.

Dengan menambah konsumsi buah-buahan setiap hari atau meningkatkan asupan sayuran hijau, seperti bayam, akan menurunkan risiko berkembangnya diabetes pada periode usia di atas 18 tahun. Hal ini berdasarkan studi kesehatan keperawatan yang melibatkan 71.346 responden perempuan sebagaimana dipublikasikan Diabetes Care, Juli 2008.
Lanjutkan Membaca “Jus Buah Terkait Erat dengan Diabetes” »

  • Share/Bookmark

Ternyata sinyal rasa lapar memiliki tingkatan, mulai dari sangat lapar, lapar, hingga agak lapar. Ini semua dijadikan tolok ukur untuk mengendalikan nafsu makan yang berlebih. Tetapi jika kita masih kesulitan membedakan rasa lapar, jangan kuatir, gunakan penunjuk waktu sebagai ukuran.

Para ahli kesehatan mengatakan, biasanya lambung akan kosong 4 jam setelah waktu makan kita terakhir. Itu artinya, kita dihalalkan untuk menyantap makanan setiap 4 jam sekali. Metode ini bahkan aman untuk diterapkan pada kita yang tengah berdiet.
Lanjutkan Membaca “Ingin Kurus, Makanlah Setiap 4 Jam!” »

  • Share/Bookmark

Predikat brokoli sebagai superfood sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Begitu banyak riset yang menunjukkan betapa makanan alami ini kaya akan zat-zat yang berfaedah bagi kesehatan.

Sebuah penelitian terbaru di Inggris mengindikasikan brokoli memiliki zat penting yang mampu memperbaiki dan mengembalikan fungsi pembuluh darah yang rusak akibat diabetes. Peneliti dari Universitas Warwick meyakini, zat yang bernama sulforaphane ini, memiliki peran besar dalam memulihkan kembali pembuluh darah.
Lanjutkan Membaca “Brokoli Makanan Penting Bagi Diabetesi” »

  • Share/Bookmark

Penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan yang berbahan baku tepung seperti roti dan mie selama menjalankan ibadah puasa.
Mereka sebaiknya mengkonsumsi makanan saat berbuka puasa dalam jumlah kecil namun lebih sering.

Pakar gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr H Hardinsyah MS mengatakan di Bogor, Rabu, jenis makanan yang dikonsumsi penderita diabetes pada dasarnya tidak berbeda pada saat puasa ataupun tidak puasa.

“Hanya saja, makan dalam jumlah kecil dan lebih sering,” katanya.
Lanjutkan Membaca “Penderita Diabetes, Hindari Makanan Berbahan Tepung” »

  • Share/Bookmark

Brownies to Die For!Beberapa tahun yang lalu, John Bantle, MD, memberikan kue brownies kepada penderita kencing manis. Kue brownies yang dibuat dengan gula asli. Dan ternyata kadar gula darah mereka …tidak membubung tinggi.

Bantle dan koleganya waktu itu sedang membandingkan dua program menu makan. Kedua program mempunyai jumlah karbohidrat yang sama. Pada program menu yang satu, kebanyakan karbohidratnya berasal dari gula. Sedang yang lain, karbohidratnya sebagian besar berasal dari zat tepung. Peserta memakan satu jenis makanan dari satu program rencana makan selama 28 hari dan lalu pindah ke yang lain.
Lanjutkan Membaca “Brownies to Die For!” »

  • Share/Bookmark

Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, pola makan kita akan berubah drastis. Bagi sebagian orang, menjalankan ibadah puasa bisa menurunkan berat badan. Namun bagi sebagian yang lain, ibadah puasa justru malah semakin menambah bobot tubuhnya. Ini lantaran pola makan yang salah saat sahur dan berbuka. Lantas, pola makan seperti apa yang harus kita terapkan agar tubuh kita tetap ideal, meski menjalankan ibadah puasa.
Lanjutkan Membaca “Tetap Ramping di Bulan Puasa” »

  • Share/Bookmark