Posts Tagged ‘gula darah’
Selama ini orang lebih banyak fokus pada masalah kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) karena bisa memicu beberapa komplikasi dalan jangka panjang. Tapi memiliki tekanan gula darah yang rendah juga bisa berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan dirinya mengalami koma (hilang kesadaran).
Orang yang memiliki penyakit diabetes berisiko mengalami serangan hipoglikemia (tekanan gula darah yang rendah). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Inggris, dari 2.000 pasien penderita diabetes tipe 2 hampir 50 persen pernah mengalami gejala hipoglikemia.
Lanjutkan Membaca “Bahaya Tekanan Gula Darah yang Kelewat Rendah” »
Hingga kini diketahui, pengobatan bagi penderita diabetes dilakukan dengan memberikan insulin agar dapat mengatur kadar gula darah dalam rentang normal. Namun, pemberian insulin diyakini tidaklah cukup untuk menyembuhkan diabetes. Demikian diungkapkan Ketua Divisi Metabolik dan Endokrin, Departemen Penyakit Dalam FK UI, Prof. Sidartawan Soegondo di Jakarta, awal pekan ini.
Dikatakan Sidarta, insulin hanya bertugas memasukan glukosa ke dalam sel. Disamping memproduksi insulin, tubuh juga memproduksi glukagon. Hormon ini memiliki sifat bertolak belakang dengan insulin. Artinya, ketika tubuh penderita diabetes memproduksi hormon insulin secara terbatas maka keadaan berbalik dimana produksi hormon glukagon meningkat sehingga kadar glukosa dalam darah turut meningkat.
Lanjutkan Membaca “Obati Diabetes Lewat Insulin Tidaklah Cukup” »
Mengontrol gula kadar dengan menyeruput secangkir teh hangat? Tentunya akan menyenangkan. Para peneliti meyakini hal itu dapat dilakukan terutama dengan menggunakan teh asal Afrika.
Sebuah tim peneliti asal Denmark tengah mengembangkan perawatan untuk penyakit diabetes tipe 2 dengan bantuan teh Afrika khusus yang diproduksi dari ekstrak daun Rauvolfia Vomitoria dan buah jeruk aurantium.
Lanjutkan Membaca “Teh Kontrol Gula Darah?” »
Sejak berabad-abad lalu anjing dikenal sebagai binatang paling setia pada majikannya. Insting dan kemampuannya pun kerap dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan manusia mulai dari tugas ringan seperti menuntun orang buta hingga mengendus zat tertentu seperti narkoba atau bahan peledak.
Kemampuan anjing pun kini mulai dikembangkan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan. Di Amerika Serikat misalnya, binatang setia ini sekarang banyak dilatih indra penciumannya untuk mengawasi kadar gula darah para penderita diabetes.
Lanjutkan Membaca “Anjing Dilatih Untuk Memantau Kadar Gula Darah” »
Beberapa tahun yang lalu, John Bantle, MD, memberikan kue brownies kepada penderita kencing manis. Kue brownies yang dibuat dengan gula asli. Dan ternyata kadar gula darah mereka …tidak membubung tinggi.
Bantle dan koleganya waktu itu sedang membandingkan dua program menu makan. Kedua program mempunyai jumlah karbohidrat yang sama. Pada program menu yang satu, kebanyakan karbohidratnya berasal dari gula. Sedang yang lain, karbohidratnya sebagian besar berasal dari zat tepung. Peserta memakan satu jenis makanan dari satu program rencana makan selama 28 hari dan lalu pindah ke yang lain.
Lanjutkan Membaca “Brownies to Die For!” »
Setiap 10 detik, setiap 1 orang di dunia meninggal karena diabetes! Data BPS tahun 2003 menunjukkan bahwa 6,4% penduduk Indonesia menderita diabetes. Namun kalau memang pada akhirnya vonis diabetes itu memang harus datang, bukan berarti langit akan runtuh!
Diabetes adalah penyakit yang unik karena diabetes merupakan sindrom kelainan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Sindrom ini sifatnya menetap, dan berlangsung seumur hidup. Walaupun tidak bisa sembuh, namun diabetes dapat dikendalikan. Caranya sangat mudah “kendalikan angka gula darah agar senantiasa dalam target rentang yang diperkenankan” – Lakukan “4 Sehat 5 teratur” sebagai protokol standar yang berlaku diseluruh dunia.
Lanjutkan Membaca “Tanggulangi Diabetes dengan 4 Sehat 5 Teratur” »

Ilustrasi:Sony mylo COM-2 Personal Communicator (Black)
Georgetown University, Amerika Serikat bersama Science Application International Corporation (SAIC) dan perusahaan teknologi Gentag, mengembangkan sebuah teknik pemanfaatan ponsel untuk merawat pasien diabetes.
Teknik ini memakai lapisan fleksibel di kulit dengan sensor nirkabel untuk memonitor level glukosa darah, untuk kemudian datanya ditransmisikan ke ponsel. Dengan data tersebut, ponsel dapat mengontrol pasokan insulin untuk merawat pasien diabetes dari jarak jauh.
Lanjutkan Membaca “Kontrol Gula Darah lewat Ponsel” »

Glucose Meter atau biasa disebut alat tes gula darah adalah alat yang digunakan oleh para penderita diabetes untuk memantau glukosa darah, dalam bahasa Inggris prosedur ini disebut self monitoring of blood glucose (SMBG) –- saya translasikan menjadi: Swa Monitor Banyaknya Gula darah–he..he.. maksa dikit tak apa lah..!.
Lanjutkan Membaca “Alat Tes Gula Darah, Penting dalam Mengontrol Diabetes” »
Semalam ketika saya ke apotik membeli beberapa vitamin dan suplemen yang diresepkan dokter Spa untuk putri kami yang masih berusia 7 bulan, tak sengaja saya melihat booklet yang dipajang di apotik tersebut. Judulnya “Kadar yang Tinggi dan Rendah Tentang Gula Darah” yang diterbitkan oleh Abbott.
Meskipun booklet ini tujuannya untuk promosi alat pengukur kadar gula darah buatan Abott yaitu: Optium Xceed, namun isinya cukup informatif dan penting untuk penderita diabetes.
Lanjutkan Membaca “Kadar yang Tinggi dan Rendah Tentang Gula Darah” »
Kabar gembira bagi penderita diabetes melitus (DM) yang selama ini tergantung pada obat-obat kimia, dengan ditemukannya obat alami yang dapat menstabilkan kadar gula dalam darah hingga batas normal. Bahkan obat herbal bermerek dagang “Pro-DeeM” buatan PT Jamu Puspo Internusa itu lebih efektif dibanding obat berbahan kimia gilbenklamid yang selama ini digunakan dalam pengobatan DM.
Lanjutkan Membaca “Terobosan Baru Jamu Puspo Cukup Dicelup, Gula Darah Kembali Normal” »



