Posts Tagged ‘riset’

California, Peneliti mencoba mempelajari bagaimana lumba-lumba mengatasi penyakit diabetesnya.
Dengan belajar dari mamalia ramah satu ini, obat diabetes baru pun bisa dikembangkan.
Peneliti menemukan bahwa lumba-lumba punya tipe penyakit diabetes yang sama dengan manusia dewasa. Tapi uniknya, lumba-lumba punya caranya sendiri untuk menonaktifkan atau mengaktifkan penyakitnya sendiri.
Lanjutkan Membaca “Belajar Mengatasi Diabetes dari Lumba-lumba” »

Organ Hati dengan Pankreas
Pankreas buatan akan segera diciptakan oleh para ilmuwan diabetes bersama perusahaan produsen pompa insulin, Animas.
The Juvenile Diabetes Research Foundation (JDRF) pada Rabu (13/1) waktu setempat mengemukakan, mereka memilih unit dari Johnson & Johnson itu untuk mengembangkan dan mencoba teknologi baru, yakni sistem pompa dan pengawasan khusus untuk diabetes tipe-1.
Lanjutkan Membaca “Pankreas Buatan Segera Diciptakan” »
Para penggemar kopi dan teh ternyata memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2, yakni diabetes yang tidak bergantung pada insulin dan merupakan tipe diabetes yang lebih umum.
Namun khasiat kopi dan teh untuk melindungi tubuh bukan berasal dari kafein yang terkandung di dalamnya. Terbukti karena kopi yang non-kafein (decaf) memiliki efek terbaik untuk menangkal penyakit diabetes. Demikian dimuat dalam Archives of Internal Medicine, jurnal medis dua bulanan yang diterbitkan oleh Asosiasi Medis AS.
Lanjutkan Membaca “Peminum Kopi dan Teh Lebih Terlindung dari Diabetes” »
Antioksidan dikenal sebagai zat penangkal segala jenis penyakit. Tapi ini tidak berlaku buat penyakit diabetes. Peneliti dari Australia menemukan konsumsi suplemen antioksidan memperparah risiko diabetes.
Antioksidan adalah senyawa bioaktif yang berfungsi menangkal radikal bebas penyebab beberapa penyakit seperti kanker. Konsumen percaya bahwa dengan mengonsumsi antioksidan, tubuh akan terhindar dari penyakit. Namun ternyata peneliti menemukan fakta yang berlawanan.
Lanjutkan Membaca “Antioksidan Memperparah Diabetes” »
Para peneliti di Kanada menemukan respons tubuh yang berlebihan dan tidak normal pada beberapa orang dengan jenis gen tertentu setelah mengonsumsi makanan berbahan gandum, yang memicu seseorang terkena diabetes tipe 1.
Diabetes tipe 1 atau disebut Insulin-Dependent Diabetes (IDDM) atau diabetes yang bergantung pada insulin lebih banyak terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa, dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh.
Lanjutkan Membaca “Gandum Picu Penyakit Diabetes Tipe 1” »
Separuh orang yang telah menemui ajal akibat flu babi adalah perempuan hamil atau orang yang memiliki gangguan kesehatan lain, terutama diabetes dan obesitas (kegemukan), demikian laporan beberapa peneliti Prancis seperti dilaporkan Reuters.
Kendati orang yang berusia lanjut tampaknya memiliki kemungkinan lebih kecil untuk terinfeksi, jika mereka tertular virus A H1N1, mereka lebih mungkin untuk meninggal, kata tim riset dari French Institute for Public Health Surveillance di St. Maurice, Prancis, Kamis (20/8).
Lanjutkan Membaca “Dibetes Dan Kegemukan Tingkatkan Resiko Penderita Flu Babi” »
Mengontrol gula kadar dengan menyeruput secangkir teh hangat? Tentunya akan menyenangkan. Para peneliti meyakini hal itu dapat dilakukan terutama dengan menggunakan teh asal Afrika.
Sebuah tim peneliti asal Denmark tengah mengembangkan perawatan untuk penyakit diabetes tipe 2 dengan bantuan teh Afrika khusus yang diproduksi dari ekstrak daun Rauvolfia Vomitoria dan buah jeruk aurantium.
Lanjutkan Membaca “Teh Kontrol Gula Darah?” »
Gelak tawa dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kadar kolesterolnya dan menurunkan risiko penyakit pembuluh darah dan jantung, demikian hasil satu studi baru.
Menurut Lee Berk dari Loma Linda University, yang memimpin studi itu, pilihan gaya hidup berdampak mencolok pada kesehatan dan penyakit serta semua ini adalah pilihan antara tindakan pencegahan dan pengobatan.
Para peneliti membagi 20 pasien diabetes berisiko tinggi yang semuanya menderita darah tinggi dan hyperlipidemia (penyakit pembuluh darah dan jantung) ke dalam dua kelompok yang keduanya diberi obat diabetes standard.
Lanjutkan Membaca “Tertawa Bisa Kurangi Risiko Diabetes” »
Predikat brokoli sebagai superfood sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Begitu banyak riset yang menunjukkan betapa makanan alami ini kaya akan zat-zat yang berfaedah bagi kesehatan.
Sebuah penelitian terbaru di Inggris mengindikasikan brokoli memiliki zat penting yang mampu memperbaiki dan mengembalikan fungsi pembuluh darah yang rusak akibat diabetes. Peneliti dari Universitas Warwick meyakini, zat yang bernama sulforaphane ini, memiliki peran besar dalam memulihkan kembali pembuluh darah.
Lanjutkan Membaca “Brokoli Makanan Penting Bagi Diabetesi” »
Makan kedelai hitam secara teratur mungkin mencegah kegemukan bahkan menurunkan risiko serangan diabetes. Meski baru terbukti pada tikus, saran ini patut dipertimbangkan.
Dalam penelitian yang dimuat dalam Journal of the Science of Food and Agriculture edisi Februari, tim peneliti dari Korea Selatan mempelajari pengaruh diet kedelai hitam terhadap 32 ekor tikus. Setiap hari, tikus-tikus tadi diberi makan sebanyak-banyaknya dengan kandungan kedelai hitam yang bervariasi.
Lanjutkan Membaca “Kedelai Hitam Cegah Diabetes dan Kegemukan” »




