Penyebab Dan Faktor Risiko Diabetes Tipe 3

Alzheimer adalah penyakit otak progresif. Orang yang memiliki kondisi ini secara bertahap akan kehilangan ingatan dan penurunan fokus mental. Mereka memiliki perubahan emosional dan perilaku sehingga menambah beban besar pada keluarga mereka.

Perjalanan penyakit Alzheimer bervariasi secara dramatis. Beberapa orang menjadi sangat cacat dan mati karenanya. Yang lain mungkin hanya mengalami sedikit pelambatan fungsi otak.

Penyebab

Bagaimana diabetes tipe 2 dapat meningkat menjadi diabetes tipe 3? Gary Small, MD, seorang profesor psikiatri di Semel Institute for Neuroscience dan Human Behavior di UCLA dan juga penulis The Alzheimer’s Prevention Program; mengatakan bahwa gula darah tinggi menyebabkan peradangan di seluruh tubuh dan otak. Peradangan kronis telah dikaitkan dengan ciri khas dari penyakit Alzheimer.

Pada Alzheimer, gumpalan protein yang disebut plak beta-amiloid terbentuk di antara sel-sel otak dan menghalangi komunikasi antar sel. Para peneliti telah menemukan bahwa banyak penderita diabetes tipe 2 memiliki tumpukan beta-amiloid dalam pankreas, seperti yang ditemukan pada otak penderita Alzheimer.

Tau tangle (Neurofibrillary tangles) adalah jenis protein yang terbentuk di dalam sel-sel saraf Alzheimer, mengganggu fungsi komunikasi sel.

Peneliti tahu apa yang menyebabkan kerusakan saraf ini, tetapi penelitian yang dilakukan di Brown University dan University of Pennsylvania menunjukkan bahwa resistensi insulin, adalah inti dari penyebabnya. Resistensi insulin menghilangkan glukosa di otak dimana untuk fungsi sel-sel.

Di Verywell.com, penulis kesehatan Esther Heerema, MSW, mengatakan, “Otak orang-orang dengan penyakit Alzheimer tanpa diabetes menunjukkan memiliki kelainan yang sama dengan penderita diabetes, yaitu penurunan kadar insulin di otak.”

Ketika seseorang memiliki resistensi insulin di hati atau otot, dia mungkin menderita diabetes tipe 2. Resistensi insulin di otak sekarang disebut Tipe 3. Seseorang bisa memiliki salah satu atau kedua jenis diabetes tersebut.

Penderita diabetes tipe 2 lebih mungkin 50-65% mengembangkan penyakit Alzheimer. Studi menunjukkan bahwa sekitar setengah dari orang dengan Tipe 2 akan terus mengembangkan Alzheimer dalam hidup mereka. Orang-orang memiliki kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi berisiko lebih besar untuk diabetes tipe 3.

Faktor risiko

Penelitian telah menunjukkan bahwa diabetes tipe 2 dapat menjadi faktor risiko penyakit Alzheimer, demensia vaskular, dan jenis demensia lainnya karena memiliki sejumlah faktor risiko, termasuk:

  • Kegemukan
  • Penyakit jantung atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung
  • Gangguan pembuluh darah
  • Masalah sirkulasi
  • Kolesterol Tinggi
  • Tekanan darah tinggi

Dalam kasus demensia vaskular, sel-sel otak mati karena kekurangan oksigen. ini akan mencegah sel-sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain.

Plak beta amiloid yang menumpuk di otak penderita Alzheimer, juga telah terbukti mencegah aktifitas reseptor insulin di otaksehingga dapat mempengaruhi produksi insulin dan menyebabkan sel-sel otak menjadi tidak sensitif terhadap insulin.